FOOTBALL AND MOVEMENT UNITY

Nama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite
Tanggal lahir 22 April 1982 (umur 25)
Tempat lahir Brasília, Brasil
Tinggi 1.86 m (6 ft 1 in)
Panggilan akrab Kaká
Informasi klub
Klub sekarang A.C. Milan
Nomor punggung 22
Posisi Gelandang Menyerang, Striker Bayangan
Klub profesional*
1999-2003
2003- São Paulo
A.C. Milan 058 (10)
138 (45)
Tim nasional**
2002- Brasil 054 (15)
* Jumlah penampilan klub profesional dan gol
dihitung hanya untuk liga domestik dan
benar pada 09:40, 24 September 2007 (UTC).

Kaká menikah dengan Caroline Celico pada 23 Desember 2005 di sebuah gereja di São Paulo, Brasil.

Masa kecil
Kaká dilahirkan di Brasília, Brazil pada tanggal 22 April 1982, ia merupakan anak dari pasangan Simone Cristina dos Santos Leite dan Bosco Izecson Pereira Leite. Kaká mempunyai adik laki-laki, Rodrigo, yang dikenal sebagai Digão, yang mengikuti langkahnya bermain bola di Italia.

Nama panggilannya Kaká, diambil dari bahasa aslinya, Bahasa Portugis, yang diucapkan seperti ejaannya, dengan penekanan pada suku kata kedua yang ditandai dengan aksen. Itu biasa dipakai untuk menyingkat nama “Ricardo” di Brasil, bagaimanapun juga, Kaká mendapatkan nama panggilannya dari adiknya, Rodrigo, yang tidak bisa mengucapkan kata “Ricardo” ketika mereka masih kecil. Rodrigo memanggil kakaknya “Caca” yang kemudian berganti menjadi Kaká. Di Eropa ia dikenal dengan pamnggilan RickyKaka.

Pada bulan September 2000, di usia 18 tahun, Kaká mengalami ancaman pada karirnya dan kemungkinan patah tulang belakang yang menyebabkan lumpuh sebagai akibat dari sebuah kecelakaan kolam renang. Hal yang terburuk tidak terjadi dan Kaká pulih sepenuhnya dari insiden itu. Dia bersyukur kepada Tuhan atas kesembuhannya dan sejak saat itu ia menyumbangkan penghasilannya untuk gerejanya.

[sunting] Karir klub
Kaká menandatangani kontrak dengan São Paulo pada usia 15 tahun dan memimpin tim juniornya pada kemenangan ‘Copa de Juvenil’. Ia memulai debutnya di São Paulo FC tahun 2001 ketika di berusia 18 tahun. Pada musim pertama, ia mengoleksi 12 gol dalam 27 pertandingan dan 10 gol dalam 22 pertandingan di musim berikut. Pada usia 17 tahun, ketika ia masih dalam tim junior, Sao Paulo berniat menjual Kaká ke tim dari Liga divisi 1 Turki, Gaziantepspor. Transaksi tidak terjadi, karena manajer Gaziantepspor, Nurullah Sağlam, dan dewan pengurus tim itu menolak untuk membayar $1.5m untuk pemuda 17 tahun itu. Setelah bergabung dengan tim senior São Paulo FC, penampilan Kaká menarik perhatian klub-klub Eropa.

Dia bergabung dengan AC Milan dengan bayaran US $8.5 m, jumlah yang dianggap sedikit oleh pemilik klub Silvio Berlusconi. Dalam sebulan, ia telah masuk ke dalam tim utama dan sejak saat itu pula ia menjadi starter. Debutnya di Serie A adalah ketika Milan bertandang melawan A.C. Ancona, menang 2-0. Dia menghasilkan 10 gol dalam 30 pertandingan pada musim itu, memenangkan Serie A dan Piala Super Italia.

Kaká adalah bagian inti dari lima orang pemain tengah pada musim 2004-2005, biasa bermain dalam posisi penyerang bayangan dibelakang striker Andriy Shevchenko. Dia mengoleksi 7 gol dalam 36 pertandingan liga dan juga memenangkan Piala Super Italia bersama dengan klubnya. Milan meraih posisi kedua setelah Juventus di Serie A dan dalam partai final dengan Liverpool pada adu penalti di Piala/Liga Champions.

Salah satu gol Kaká yang sangat menakjubkan adalah ketika melawan Fenerbahçe SK di pertandingan pertama AC Milan dalam Piala/Liga Champions 2005-06, Rossoneri menang 3-1. Gol itu membuatnya disamakan dengan Diego Maradona, karena Kaká memulai larinya dari tengah lapangan dan melewati tiga ganjalan sebelum memasuki daerah penalti dan menyelesaikannya dengan shot rendah di bawah kiper Fenerbahçe, Volkan Demirel.

Pada 9 April 2006, ia membuat tiga gol pertamanya dalam pertandingan melawan Chievo Verona. Ketiga golnya dihasilkan pada babak pertama. Pada 2006, Real Madrid menunjukkan ketertarikannya menggaet bintang 24 tahun ini, tetapi Milan dan Kaká menolak untuk menjual. Kaká telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Milan hingga 2011.

Pada 1 November 2006, AC Milan lolos babak penyisihan Piala/Liga Champions setelah Kaká membuat tiga gol yang membantu timnya menang 4-1 melawan R.S.C. Anderlecht. Ini adalah tiga gol keduanya di Milan dan tiga gol pertamanya di kompetisi Eropa.

[sunting] Tim Nasional
Kaká melakukan debut internasionalnya pada bulan Januari 2002 dalam pertandingan melawan Bolivia. Dia adalah bagian dari tim nasional yang menang pada Piala Dunia 2002, tetapi aksinya tidak terlalu terlihat karena hanya bermain 19 menit di babak pertama pertandingan Kosta Rika. Pada tahun 2003, dia menjadi kapten tim dalam turnamen Piala Emas di Amerika Serikat dan Meksiko, memimpin Brasil ke posisi kedua dan membuat gol yang menentukan dalam pertandingan melawan Kolombia. Setelah itu, dia beraksi di Piala Konfederasi 2005, dengan Kaká menciptakan gol dan menang dalam pertandingan final melawan Argentina (dalam perayaan setelah pertandingan, dia dan rekan-rekan setimnya memakai T-shirt dengan tulisan “Jesus Loves You–Yesus mencintaimu” dalam berbagai bahasa.) Dia berhasil mendapat tempat ke-10 dalam voting penghargaan untuk FIFA World Player of the Year 2004. Pada kompetisi tahun 2005, ia naik dua peringkat lebih tinggi. Terakhir, ia membantu Brasil dalam masuk kualifikasi pada Piala Dunia 2006. Kaká semakin matang sebagai pemain dan dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbaik dari Brasil. Dia mencatatkan gol pertama Brazil di Piala Dunia 2006 pada pertandingan melawan Kroasia tanggal 13 Juni 2006. Pada 3 September 2006 dia menyumbangkan salah satu gol briliannya untuk tim Brazil setelah melakukan umpan yang membuahkan gol kepada pemain yang baru masuk, Elano Blumer. Kaká mendapat bola dari pantulan sepak pojok Argentina, dan mengambil bola dari ¾ lapangan lalu mencetak gol. Pada 15 November 2006, Kaká dipilih sebagai kapten Brazil dalam pertandingan persahabatan melawan Swiss karena absennya kapten Brasil sebelumnya, Lucio yang disebabkan oleh cedera.

[sunting] Piala Dunia 2006
Pada pertandingan pertama Brasil di grup F, Kaká mencetak gol di menit ke-44 saat melawan Kroasia. Tendangan kaki kiri dari jarak 25 meter membuat Brazil meraih kemenangan 1-0. Media menganggap Kaká sebagai satu-satunya anggota dari “magic quintet” – Adriano, Kaká, Ronaldo, Robinho and Ronaldinho yang dihasilkan dalam pertandingan itu. Dan juga ketika melawan Ghana dia mencatatkan dirinya dalam sejarah dengan mengumpan kepada Ronaldo, yang akhirnya menghasilkan gol, sehingga Ronaldo memecahkan rekor Gerd Müller, gol terbanyak di Piala Dunia. Kaká ternyata tidak dapat meneruskan kinerjanya ke pertandingan selanjutnya dan Brasil dikalahkan oleh Perancis di perempat final.

[sunting] Kehidupan pribadi dan agama
Kaká menikahi Caroline Celico di Gereja pada 23 Desember 2005, dua tahun setelah kepindahan Kaká dari Sao Paulo ke Milan. Caroline dilahirkan pada 26 Juli 1987, anak dari Rosangela Lyra, direktur Dior di Brazil dan Celso Celico, seorang pengusaha. Dia dan Kaká bertemu pada tahun 2001 ketika ia masih seorang menjadi seorang siswi dan Kaká masih bermain untuk São Paulo Football Club. Pernikahannya dihadiri 600 orang, termasuk rekan-rekan pesepak bola: Cafu, Ronaldo, Adriano, Dida, Júlio Baptista dan juga pelatih nasional Brasil, Carlos Alberto Parreira. Caroline berencana mendapatkan gelar sarjana bisnis dari universitas di Milan.

Kaká adalah seorang penganut Kristen yang taat. Dia dikenal suka memakai Christian gear dari dulu: dia pernah memakai T-shirt dengan tulisan I Belong to Jesus dalam beberapa pertandingan, seperti saat perayaan kemenangan Brasil di Piala Dunia 2002, dan perayaan Scudetto Milan pada Mei 2004. Dia menggunakan sepatu yang ditambah dengan tulisan pada lidah sepatunya. Tiap kali ia mencetak gol dia menunjuk dengan jari-jarinya ke langit sebagai tanda terim kasihnya kepada Tuhan dan mungkin ini yang pertama bagi seorang pesepak bola yang di levelnya: Dia bangga bahwa dia masih virgin ketika dia menikah.

Anda perlu tahu bahwa tidak seperti kebanyakan pemain bola lainnya, minuman yang disukai Kakà hanyalah air putih dimana kebanyakan pesepakbola lainnya lebih suka menenggak minuman-minuman keras sambil berpesta di bar. Walau sempat diremehkan rekan-rekannya, ia tetap konsisten pada pendiriannya sehingga akhirnya ia justru dihormati teman-temannya, keukaanya mendengar musik gospel juga aneh di kalangan pemain yang lain ia sangat mengidolakan penyanyi gospel Brasil, Aline Baros. Kakà suka dengan kepribadiannya yang saleh. Semua rekan-rekannyanya sama sekali tidak mengetahui Aline Baros karena mereka mungkin lebih memilih musik bertipe rock, dan lain-lain. Hal ini pulalah yang dulu membuat hubungan Kakà dan Andriy Shevchenko sangat dekat, Shevchenko juga seorang pribadi religius sehingga Kakà merasa begitu dekat dengannya, namun hubungan itu harus terputus setelah Shevchenko pindah ke Chelsea musim 2006, tetapi Kakà terkadang masih menyempatkan diri menghubungi Shevchenko. Kakà sangat menyukai warna putih yang melambangkan kesucian serta ketulusan. Kakà sangat suka berdoa, bahkan ia sering mengajak rekan-rekannya turut berdoa. Kakà termasuk seorang penggila mobil Ferarri, ia suka dengan modelnya yang sporty dan elegan. Kakà juga mengidolakan aktor Tom Hanks.

Serba-Serbi
Kaká adalah anggota organisasi “Athletes of Christ”.
Dalam bahasa Italia, bahasa klubnya sekarang, padanan kata fonetisnya tertulis sebagai Kakà.
Bagaimanapun juga, nama yang tertulis di kaos pemain dieja KAKA’(dengan tanda petik satu, bukan A dengan aksen) baik di klubnya di Milan maupun di tim nasional Brazil dulu. Pada Piala Dunia 2006, bagian punggung kaosnya tertulis KAKÁ. Kaká juga diambil dari bahas Portugis.
Sejak November 2004, Kaká telah menjadi duta Against Hunger untuk Program World Food PBB. Dia adalah duta yang paling muda pada saat dia ditunjuk.
Musik favorit Kaká adalah musik gospel.
Moto hidup Kaká adalah “I belong to Jesus” dan “God is faithful”, yang ia jahitkan pada lidah sepatu Adidas Predator Absolutenya.

] Prestasi

Klub
Piala Super Eropa: 2003
Serie A: 2004
Piala Super Italia: 2004
Piala/Liga Champions: 2006-07

Internasional
Piala Dunia: 2002
Piala Konfederasi: 2005

Prestasi individu

Bola de Ouro (Golden Ball; Pemain Terbaik Liga Brazil), 2002
UEFA Club Football Awards 2004-05, Pemain Tengah Terbaik
Topscorer Champions League 2006-07 (10 gol)
Pemain Terbaik Dunia FIFA 2006-07
Ballon d’Or (2007)

I Belong To Jesus

Siapa yang tidak kenal Kaka’?  Top scorer Liga Champion musim ini, dan membawa Milan menjadi juara.  Tak heran bila pelatih Brazil, Dunga dan beberapa pelatih lain mengatakan bahwa Kaka’ adalah pemain terbaik dunia.  Bahkan karena predikat ini sempat tersebar isu bahwa Real Madrid, klub raksasa di Spanyol menawar “harga” dari seorang Kaka’ sebesar 100 juta euro (1 trilyun rupiah lebih).  Harga yang belum pernah ada dalam bursa transfer pemain dunia.  Mengalahkan harga seorang Zidane (Real Madrid), Ronaldo (Real Madrid), Beckham (LA Galaxy), atau Sheva (Chelsea) sekalipun yang pernah satu tim dengan Kaka’ sebelumnya di Milan.

picture-kaka272
Tapi kita lihat sisi lain dari seorang Ricky (nama sapaan Kaka’)…
Ternyata selain yang terbaik dalam mengolah kulit bundar di lapangan, Ricky juga bisa menjadi teladan (yang paling top) untuk diteladani generasi muda.  Lihat picture-kaka3saja apa yang dilakukan Kaka’ setelah berhasil mencetak gol, memenangi pertandingan, dan hal lain yang membuatnya dipuji seluruh orang di stadion.  Ia berdoa!  Sungguh hal yang tidak lazim kita lihat pada pemain bintang lainnya.  Saat ia gagal mencetak gol sekalipun, ia terlihat “berdiskusi” dengan Tuhan kenapa ia gagal.  Bukan protes pada timnya yang gagal memberi assist, ato pada tim lawan yang men’tekel’ kakinya.  Ia seolah-olah terlihat bertanya pada Yesus, kenapa ia gagal…bukan berdiskusi dengan teman satu timnya.  Dan saat ia mencetak gol, ia kemudian berterima kasih pada Tuhan dengan ekspresi mengacungkan kedua tangannya ke atas dan berujar “because of You (Yesus)”.
Kita juga masih ingat pasca pertandingan final Liga Champion (AC Milan vs Liverpool) Mei lalu.  Saat rekan-rekan satu timnya langsung berteriak-teriak sukacita, berlari mengelilingi lapangan, seorang Ricky langsung berlutut di pinggir lapangan, BERDOA!  Dan setelah itu ia melepas kaos Milannya, dan terlihat kaos putih yang bertuliskan “I Belong to Jesus”
Seorang Kaka’ kemudian memamerkannya kaosnya pada seluruh dunia melalui media televisi, menunjukkan bahwa dirinya milik Yesus Kristus.  Bahkan hingga ceremoni arak-arakan piala Champion mengelilingi stadion dan berakhir di tribun Milanisti, ia tetap memakai kaos itu.  Sungguh saksi Yesus yang benar-benar hidup di lapangan.  Dan hal ini juga ia lakukan saat Selecao menjadi juara dunia tahun 2002 di Jepang.
Gaya hidup Kaka’ di luar lapangan juga harus menjadi hal yang ditiru.  Ia pernah membuat pengakuan menarik tentang kehidupannya. picture-kaka201 Kaka’ menyatakan bahwa dirinya masih perjaka saat menikah dengan istrinya sekarang, Caroline Celico.  Kehidupan asmara mereka sebelum akhirnya menikah cukup lama, yakni 4 tahun.  Itupun dengan hubungan jarak jauh, Ricky di Italia (Milan), Caroline di Brasil.  Kaka’ tidak mau membawa calon istrinya ke Milan kemudian tinggal serumah dengannya (seperti yang dilakukan oleh rata-rata pemain asing lainnya).  Pada saat Kaka’ di Milan, tidak dipungkiri banyak wanita yang mengejarnya.  Tapi “itu periode yang penting, ujian untuk cinta kami berdua” ujar pemain yang paling ditakuti oleh kiper-kiper di Eropa.  Lanjutnya, “banyak godaan pasti, tapi saya mencoba menghindari mereka.  Sejak tiba di sini (Milan), saya tak pernah pergi ke klab malam atau diskotek kecuali ada acara klub Milan”.  Ricky juga pernah bercerita tentang malam pertamanya.  “Malam pertama pernikahan cinta sejati diwarnai oleh darah tanda wanita kehilangan keperawanannya,  dan faktanya bagi kami (Kaka’ dan istrinya) malam pertama sangat indah.  Saya pria normal, dan pasti sempat tergoda sebelum memasuki kehidupan pernikahan.  Tapi kami bisa melewatinya.” Ujar pemain yang bernama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite.

kaka1
So, itulah kehidupan seorang pemain bola kaliber dunia.  Sangat patut dijadikan teladan, baik dalam hal prestasi maupun kehidupannya sehari-hari.  Bravo Milan, Jogo Bonito Kaka’!

Pele Tantang Messi Cetak Seribu Gol
Pele
(yahoosport.com)

INILAH.COM, Rio de Janeiro – Legenda hidup sepak bola Brazil Pele mengklaim bahwa wacana Lionel Messi adalah pemain terbaik dunia bisa dimulai setelah pemain Argentina itu mencetak gol ke-1000 dalam karirnya.

Seperti dilansir soccerway, Pele memberi pujian bahwa bintang Barcelona ini bisa menjadi salah satu pemain terbaik di dunia sepanjang sejarah. “Mereka selalu berusaha membandingkan seseorang dengan Pele,” katanya.

“Saya selalu bercanda dengan teman saya dari Argentina bahwa pertama-tama mereka harus memilih siapa pemain terbaik di Argentina. Lalu, ketika salah satu dari mereka mencetak seribu gol maka kita bisa mulai membicarkan masalah ini,” tutur Pele.

Bagaimanapun, juara tiga kali Piala Dunia ini lagi-lagi memberi pujuan setinggi langit untuk Messiah yang tercatat sebagai pemain terbaik FIFA tahun 2009.

“Ketika itu Messi tak memenangkan pemilihan pemain terbaik tahun 2007, tapi saya ingat mengatakan padanya bahwa berikutnya adalah kamu,” ungkap Pele.

“Butuh waktu sedikit lebih lama, tapi akhirnya dia menang. Dia pemain hebat,” ujarnya.

“Dia bermain sangat baik di Barcelona namun belum menunjukkan talentanya saat mengenakan kostum Argentina. Mungkin akan dilakukannya di Afrika Selatan nanti. Mari tunggu dan saksikan,” demikian Pele.

Mantan penyerang Brazil bernomor punggung 10 ini telah mencetak 1.280 gol dari 1.363 pertandingan sepanjang karirnya bermain bola. Sejauh ini Messi yang baru mengawali karirnya telah mengoleksi 133 gol.

Home Soccer »» David Becham-Life of Football Global Super Star
David Becham-Life of Football Global Super Star

Ditampilkan pada tanggal 11 Oktober 2009 oleh imdad2009 di Soccer

Ini adalah artikel yang didasarkan pada kehidupan dari ikon sepak bola terkenal David Becham. Hal ini juga akan memiliki informasi tentang up David Bechams dan turunnya karir sepakbolanya. Nya prestasi dalam kehidupan footbal-nya.

Kirim Komentar | 0 Liked It

DAVID BECAHM-HIDUP DARI SUPER STAR GLOBAL FOOTBAL

nama lengkap favorit Well mantan Manchester bersatu adalah David Robert Joseph Becham, lahir 2 Mei 1975. Dua kali runner up untuk pemain dunia tahun pada 2004 David menjadi pemain bayaran tertinggi di dunia. Mantan kapten Inggris mulai dari tahun 200 hingga 2006. Model peran sepak bola Inggris memulai karir berkilauan di masa kecil nya tim Manchester bersatu FC, penandatanganan kontrak dengan mereka. Made debet 1.992 profesional di usia 17.

Yah Apa yang menang David Becham selama waktunya di Manchester bersatu?

Bintang Super global memenangkan gelar liga utama 6, juga dua cangkir FA, dan juara liga, yang bisa lupa bahwa final luar biasa di Barcelona melawan Bayern Munich. David 399 appereances untuk Manchester bersatu dan juga mencetak 87 gol yang luar biasa, Sebuah legenda Manchester benar-benar bersatu, akan selalu dikenang di manchester bersatu. manchester bersatu Kariernya dimulai pada tahun 1992 tapi sayangnya berakhir pada musim 2002 hingga 2003 pindah ke mega kaya raksasa Spanyol Real Madrid. Bermain dengan bintang seperti Ronaldo, Zidane, Raul, Roberto Carlos.
Baca lebih lanjut di Soccer
«Rafa’s Top Five Transfer pemain
Liga Inggris Prediksi Skor benar: Minggu 8 – 17/10/09 »

Mengapa David meninggalkan Manchester bersatu masa kecil favoritnya tim apa yang terjadi dengan hubungan antara dirinya dan Sir Alex Ferguson?

David memiliki hubungan yang baik tetapi sampai tahun 2000, hal-hal buruk mulai terjadi. Becham memiliki izin untuk meninggalkan pelatihan untuk merawat anaknya Brooklyn yang gastroenteritis.But Ferguson marah pria saat ia menemukan bahwa, pada malam itu Victoria (Becham istri) kapan acara fashion minggu London pada malam itu, ketika benar-benar ia bisa merawat anaknya, maka David akan tidak terjawab pelatihan.

Ferguson terkenal berkata tentang dia di pernikahan 2007 dari Becham mengatakan “Dia tidak pernah menjadi masalah sampai dia menikah. Dia digunakan untuk pergi ke bekerja dengan pelatih akademi pada waktu malam, dia anak muda yang fantastis menikah ke dalam adegan menghibur adalah hal yang sulit-dari saat itu, hidupnya tidak pernah akan sama. Dia adalah seperti selebriti besar, sepakbola hanya sebagian kecil. Siapa tahu mungkin kalau bukan karena ketenaran dan status selebriti dan istrinya, maka mungkin mungkin tinggal di Manchester United FC.

Manchester bersatu ke Real Madrid?

Pada tahun 2003 Manchester bersatu yang sangat antusias untuk menjual Becham dengan FC Barcelona, tapi dia malah masuk untuk raksasa Spanyol Real Madrid untuk harga sebesar £ £ 25.000.000 menjadi £ £ 35.000.000. Pada musim pertamanya dengan Real Madrid mereka selesai keempat dalam klasemen liga, tapi Becham segera menjadi favorit penggemar, mencetak lima gol dalam 16 pertandingan. 2007 adalah tahun David akhirnya memenangkan sesuatu dengan Real Madrid, ia memenangkan gelar pertamanya La Liga dengan Real. Pada akhir musim Becham meninggalkan Real untuk LA Galaxy, dia sudah menandatangani kontrak dengan mereka selama jendela transfer Januari. Real Madrid Bagaimanapun, upaya untuk mempertahankan dia di klub karena bentuk membaik, tetapi LA Galaxy menolak untuk mendengarkan suatu penawaran.

ketenaran David tidak hanya ada di lapangan juga luar. Di sebagian besar dunia namanya begitu dikenal hanya sebagai perusahaan multinasional yang seperti coco cola dan juga IBM.

Penampilan Film

Bend seperti Becham

Becham tidak pernah benar-benar muncul dalam film Bend seperti Becham, kecuali hanya dalam rekaman arsip. Dia dan Victoria (istrinya) ingin membuat penampilan cameo tetapi penjadwalan terbukti sulit bagi mereka, jadi sutradara memilih untuk melihat menyukai. Becham memang membuat penampilan cameo dalam film tujuan mimpi itu dimulai pada tahun 2005 bersama bintang sepakbola Zine makan Zidane dan Raul. Dia mengambil peran bir tepuk di dalam mimpi film 3 mengambil di dunia.

Kesimpulan

Tanpa ragu Becham telah menyenangkan ke dunia dalam sepakbola, tidak hanya untuk sepakbola sendiri juga untuk hal-hal lain seperti bintang super besar global. Untuk David yakin adalah legenda sepak bola Inggris dalam sepakbola. akan semua cara diingat di Manchester bersatu, dengan keberhasilannya di Manchester, dan selain hal-hal lain, seperti keberhasilan global. Becham hanya model peran yang besar untuk setiap orang muda. Saya harap Becham memiliki karir yang hebat untuk mengingat pasti dilakukan-Nya banyak dalam hidupnya, seperti banyak fans, saya secara pribadi ingin dia yang terbaik dari keberuntungan. semoga berhasil Becks. I hope saya terakhir saya menikmati semua pembaca artikel ini, jika Anda memiliki dalam komentar Anda ingin membuat, silahkan bebas untuk tempat komentar. Jika Anda tertarik untuk menonton sepak bola gratis di Internet maka silakan baca artikel empat website di mana Anda dapat menonton sepak bola gratis.

More Cristiano Ronaldo News

Home » Soccer » Christiano Ronaldo’s Best Days of His Career at Manchester United

Christiano Ronaldo’s Best Days of His Career at Manchester United

Hari Depan »Soccer» Christiano Ronaldo’s Best Karir Nya di Manchester United
Hari Christiano Ronaldo’s Best Karir Nya di Manchester United

Ditampilkan di 28 Agustus imdad2009 2009 oleh di Soccer

Artikel ini didasarkan pada menyoroti terbaik hari Christiano Ronaldo terbaik di Manchester bersatu. Silakan telah membaca dan saya harap Anda menikmatinya terima kasih.

Kirim Komentar | 0 Liked It

Christiano Ronaldo terbaik hari tentang karirnya di Manchester arguably. musim terbaiknya di Manchester adalah pada musim ketika Manchester bersatu memenangkan liga premier dan juara liga dan dia mencetak 42 gol yang musim sangat.

Pada 12’th Januari tahun 2009 ia menjadi pemain liga utama pertama yang memenangkan pemain Piala Dunia tahun dan Portugis pertama setelah Luis Figo menang besar pada tahun 2001.

penggemar Manchester bersatu tidak akan pernah melupakan apa yang telah dilakukan chriatiano Ronaldo untuk Manchester bersatu. Karena ia datang dari olahraga Lisbon dia memenangkan juara liga liga domestik dan FC cangkir cangkir Carling apa pemain yang mengagumkan untuk menggantikan favorit si David Becham.

Read more: http://sportales.com/soccer/christiano-ronaldo%e2%80%99s-best-days-of-his-career-at-manchester-united/#ixzz0obcDmDEc

ikuti selanjutnya, Para pemain Sepakbola Legendaris seperti Pele, Maradona, Ruud Gulit, juga dari Indonesia Rony Pangemanan, Opa Mangindaan bahkan dari daerah seperti Meidy Tindi dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: